PUSAT MUSIK LITURGI YOGYAKARTA

Hidup Kembali dengan Hati dan Semangat Baru

Share on:

Keluarga besar Pusat Musik Liturgi (PML) Yogyakarta menyelenggarakan Paskahan bersama di rumah Juventius Reyghi, karyawan Toko Puskat, di Dusun Bantulan, Seyegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 11 April 2026.

Agustinus Hartono, bendahara PML, membuka acara dengan memimpin ibadat sabda. Ia mengatakan, keluarga besar PML memang baru pertama kali mengadakan Paskahan. “Ke depan, acara ini akan selalu diagendakan untuk merenungkan dan merefleksikan kebangkitan Kristus, dikaitkan dalam tugas karya pelayanan kehidupan kantor sehari-hari,” katanya.

Tono, panggilan akrabnya, dalam homili menyampaikan, “Dengan mengenangkan kebangkitan Kristus, sebenarnya hati kita diajak untuk hidup kembali dengan suasana hati dengan semangat baru, dengan niat berani berubah ke hal yang baru.”

Bangkit dapat diartikan sebagai niat untuk berani berubah dan berbenah diri. Niat untuk berbenah, misalnya dalam toko, bagaimana meningkatkan pelayanan lebih maksimal agar lebih banyak dan meningkatkan pelanggan serta bagaimana menarik pengunjung datang.

Dalam produksi Majalah Warta Musik, untuk meningkatkan mutu atau isi majalah, misalnya dengan menyajikan layout yang eye chatching sehingga menarik pembaca dan berdampak menambah pelanggan. Dalam bidang produksi lainnya, misalnya dapat meningkatkan mutu rekaman untuk ditayangkan kembali dalam YouTube, Instagram, maupun media sosial lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan dalam tugas pelayanan Gereja menjadi lebih menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *